Essai Mahar Prastowo Di ruang megah Grand Hyatt Kuala Lumpur, Selasa pagi itu, toga-toga akademik berbaris rapi. Musik prosesi mengalun pelan. Para w…
Read more »Essai Mahar Prastowo Dulu, ukuran sehat sebuah media sederhana. Lihat saja halaman iklannya. Semakin tebal halaman iklan, semakin tenang ruang redak…
Read more »(Untuk Guru, Pelajar, Mahasiswa, dan Semua yang Percaya Bahwa Pendidikan Adalah Hak) Puisi Mahar Prastowo Mereka berkata, pendidikan adalah hak. Neg…
Read more »Puisi Mahar Prastowo Aku bangga jadi koruptor. Tanganku bersih - sebab uangnya tak pernah kugenggam lama. Ia segera berpindah ke rekening yang lebih…
Read more »Puisi Mahar Prastowo Aku bangga jadi anak koruptor. Aku tak pernah bertanya mengapa rumah kami tumbuh lebih cepat daripada pohon di halaman. Aku h…
Read more »Puisi Mahar Prastowo Aku bangga jadi istri koruptor. Tak perlu menghitung harga beras setiap akhir bulan. Tak perlu memikirkan gas yang tinggal set…
Read more »Catatan dari Hari Anti Perdagangan Orang Sedunia 2026 Grafis: Kolase ai Essai Mahar Prastowo Ada sore yang tidak lahir untuk tepuk tangan. Ia lahir …
Read more »" Verba volant, scripta manent." Ucapan akan berlalu. Tulisan akan tinggal. Essai Mahar Prastowo Ada saat-saat ketika hidup tidak lagi ber…
Read more »Essai Mahar Prastowo Pagi itu halaman SMAN 14 Jakarta tidak seperti biasanya. Meja-meja berjejer di depan sekolah. Ada stan UMKM. Ada produk kesehat…
Read more »