Header Ads Widget

Header Ads

A+

6/recent/ticker-posts

Kapolri di Semarang: Safari Ramadan, Buka Bersama, dan Peluk Hangat Anak Yatim


 
Semarang di sore hari. Hawa Ramadan yang lembut menyelimuti Kota Atlas. Di Mapolda Jawa Tengah, sebuah acara sederhana namun sarat makna berlangsung. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tiba, disambut hangat oleh jajaran Forkopimda dan para tokoh agama.

Bukan sekadar kunjungan formal. Ini Safari Ramadan. Di antara jadwal yang padat, Jenderal Listyo Sigit menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama. Tak ada sekat antara aparat penegak hukum, pejabat daerah, dan masyarakat. Semua melebur dalam satu niat: menjaga kebersamaan.

"Momentum seperti ini harus terus kita rawat. Ramadan adalah bulan penuh berkah. Mari kita tingkatkan rasa syukur dan mempererat tali silaturahmi," ujar Kapolri dalam sambutannya. Suaranya tenang, penuh ketulusan.

Namun, ada yang lebih menghangatkan suasana. Di sudut aula, mata-mata berbinar menyambut sosok berseragam itu. Seratus anak yatim dari berbagai panti asuhan hadir sebagai tamu istimewa. Mereka menerima tali asih, sebuah tanda cinta dari sang jenderal.

"Saya ingin kalian semua terus semangat. Belajar yang rajin, gapai cita-cita. Karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian," lanjutnya. Tak sekadar ucapan. Tatapan Kapolri penuh empati, seolah menjadi ayah bagi mereka semua.

Seorang anak, mengenakan peci putih, maju perlahan. Namanya Rafi, usianya baru 10 tahun. Dengan tangan kecilnya, ia menyambut uluran tangan Kapolri. Tak banyak kata, hanya senyuman. Tapi di situ tergambar kehangatan yang tak terbantahkan.

Buka puasa pun tiba. Menu sederhana tersaji, mencerminkan semangat kebersamaan. Tidak ada hiruk pikuk protokoler yang berlebihan. Hanya suasana penuh syukur. Para tamu menikmati hidangan, diselingi perbincangan ringan tentang makna Ramadan.

Kapolri berharap kegiatan seperti ini menjadi inspirasi. "Semoga silaturahmi ini semakin memperkuat hubungan antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat," tuturnya.

Sementara di luar sana, adzan Maghrib berkumandang. Langit Semarang meredup, digantikan cahaya temaram. Namun di Mapolda Jawa Tengah, cahaya lain bersinar — cahaya kebersamaan. Ramadan memang selalu punya cara untuk mengajarkan kita tentang arti kasih sayang.


A+

Posting Komentar

0 Komentar